pemrograman android

Tips Belajar Membuat Aplikasi Android Untuk Pemula

… sering kali mengkonsumsi itu menjadi candu, kenapa tidak membuat saja mulai sekarang? – a random thought

android_adf

ADF

Beberapa bulan yang lalu, aku alhamdulilah dapat berkesempatan mengikuti Training of Trainer (TOT) untuk pelatihan pengembangan aplikasi android dasar alias Android Developer Fundamental. Disponsori oleh Google di  Google for EntrepreneurMenara by Kibar, Menteng Jakarta pusat, TOT ini berlangsung selama 5 hari.

Ada yang menarik perhatian ku di bagian ‘basa-basi’ sebelum pelatihan dimulai. Indonesia menjadi negara yang masuk dalam top five downloader aplikasi di google play. Tetapi, tidak muncul dari daftar top 20 countries yang mendapat revenue dari google play. Jangan-jangan top 100 countries pun tidak masuk.

Not surprising memang. Dari dulu kala kita memang bangsa konsumen, hehe. Hanya saja pertanyaanya sampai kapan? Karenanya Google, saat ini sedang berusaha untuk melakukan pelatihan kepada para calon android developer di Indonesia melalui beberapa program.

Di kampus saya saja, aku kesulitan nyarik mahasiswa yang bisa membuat aplikasi android. Padahal, dijaman sekarang, belajar teknologi, apalagi IT itu much much easier dibanding sepuluh tahun yang lalu. Tidak perlu kuliah, ikut kursus, beli buku juga tidak perlu. Asal ada koneksi Internet dan bekal keseriusan, insya Allah mudah sekali.

Berikut adalah Tips belajar android versi saya:

Membuat Aplikasi Android Dengan Sedikit atau Tanpa Coding

Untuk membuat aplikasi android yang sederhana, seperti game-game sederhana, sebenarnya tidak perlu dibutuhkan skill coding atau computational thinking terlebih dahulu. Untuk membuat aplikasi seperti ini, rekomendasi jatuh pada App Inventor. Jangan khawatir, untuk belajar dengan menggunakan App Inventor ini sudah ada kuliah gratisnya online di coursera: berikut linknya. Dengan App Inventor ini sampean bisa membuat aplikasi android dengan mudah secara online. Link App Inventor ini dapat dilihat disini.

Selain App Inventor, sampean juga bisa menggunakan Construct2. Ini adalah tool (bisa di download disini) sangat mudah untuk membuat game berbasis html5, yang untuk selanjutnya bisa dipublish menjadi aplikasi android (lihat tutorialnya disini). Sama dengan App Inventor, sampean tidak perlu hard coding disini.

Membuat Aplikasi Android Dengan Hard Coding

Nah kalau yang ini, kita mengembangan aplikasi android dengan benar-benar coding. Persyaratanya adalah sampean harus menguasai pemrograman Java terlebih dahulu, kemudian paham konsep Object Oriented Programming (OOP). Juga sangat membantu jika sedikit paham dengan konsep software architectural patterns seperti Model View Controller (MVC), dan juga konsep database khusunya SQL lite database. Jika sudah pernah belajar bahasa pemrograman Java, it will be much easier. Jika belum, tidak ada salahnya belajar terlebih dahulu.

Untuk mengembangkan Android kita memerlukan Android Studio, yang bisa didownload disini. Selanjutnya tinggal mengikuti tutorial yang sudah disediakan oleh google. Tutorial ini tersedia secara gratis di link: developer.google.com/training/adf

Ada dua Tutorial disitu yaitu fundamental dan advanced. Di tutorial tersebut ada buku referensinya (menekankan teori), buku praktik, file presentasi, dan video. Tidak hanya dalam bahasa Inggris, sekarang juga sudah ada versi bahasa Indonesianya. Source code dari buku praktiknya nya pun juga sudah disediakan disini. It really saves your time. Jadi belajar dari tutorial ini saja menurut saya sudah more than enough.

Agar penggunaan Android studio ini lancar, ada dua syarat lagi yang harus dipenuhi: Pertama punya koneksi internet yang kenceng, karena android studio ini butuh untuk download Gradle berulang kali. Kedua hardware komputer sampean juga harus handal. Minimal menurut saya, agar tidak emosi ketika ngoding, processornya intel core i7 dan memorynya 20 G. Intel core i5 dan memory 4 G bisa jalan sih sebenarnya, tapi lemotnya tidak ketulungan.

Itu dulu tips dari saya, happy coding! and good luck!

 

Advertisements