Advertisements

Tag Archives: mimpi

Hidup, Mimpi, dan Angan-Angan

uon_lake
*) University Park, Universitas Nottingham

Dahulu, aku pernah berangan, untuk disini bersamamu melukis seribu kenangan.
Membingkai mimpi, saat datangnya keajaiban hidup sedang kutunggui.
Menatap biru langit mu nan indah, dipeluk awan, di cakrawala mu yang luas tanpa batas.
Menelanjangi hijau daun-daun pepohonanmu yang rimbun.
Menciumi wangi dari setiap kelopak bunga mu yang berwarna-warni.
Memerciki muka ku dengan air mu yang jernih.

Mengagumi bangunan mu yang kokoh nan menawan.
Menyapa orang-orang mu yang ramah nan santun.
Menapaki setiap jengkal jalan-jalan mu.
Menebar benih-benih harapan.
Dan di ujung menara itu, akhirnya himmah ku titipkan.

uon_lake_2

Dan perlahan mimpi-mimpi pun jadi kenyataan,
bersama datangnya kesadaran betapa ajaibnya hidup ini.

Sekarang, aku pun berangan
Segera meninggalkan mu atas keberhasilan
Bukan kegagalan, bukan pula keputusasaan
Untuk membentang deretan mimpi-mimpi yang lain.

Argh, beginikah hidup ini?
Bersandar pada angan ke angan yang lain.
Berlabuh dari mimpi ke mimpi yang lain.
Entahlah, sampai  kapan dia akan menepi?

Akan kah, dia akan tertambat pada pelabuhan ketenagan hati?
Bukankah hidup adalah tentang bagaimana menikmati? bukan mencari dan terus mencari?

Nottingham, 1 Mei 2014 (Yang Sudah Pengen Lulus Kuliah PhD)

Advertisements

ndak penting bgt: mimpi ‘dating with’ Dr. Sri Mulyani

Dulu saya memang pernah mengidolakan (baca: secret admirer) sosok wanita populer dan cerdas satu ini. Dr Sri Mulyani Ibu menteri yang beberapa kali mendapatkan perhargaan Internasional berkat prestasinya yang luar biasa ditengah gejolak ekonomi Indonesia yang serba sulit ini, tanpa diundang baik dalam tulisan maupun pikiran pun tiba-tiba datang dalam mimpi tidur indahku semalam. He he…

Lagian aneh, dia datang tiba-tiba menjabat tangan saya.
Jabatan tangan yang sangat erat dan lama sekali sampek berasa merasuk ke tulang-tulangku.Ha ha..
Dalam mimpi itu, ketika dia menjabat erat tangan ini dalam hati ini berbisik : “Aich… lama banget c.. kok ndak dilepas2in, sakit tahu”.

Kemudian dia menandatangani semua buku-buku yang ada di meja belajarku.
dibukanya satu persatu setiap halaman pertama tumpukan buku di mejaku itu.
Satu hal yang terekam kuat di otak ku, dia begirtu powerfull menggoreskan tinta bolpoin nya di buku-buku ku tadi.
Ketika menandatangani buku pertama dia berucap kepada saya:
“Wah Sebenarnya kamu bisa kok, lebih baik dari pada saya”.
Ciye……..

Sampek akhirnya aku terbangun, akan tetapi jabatan erat tanganya masih berasa banget membekas di tanganku. Dan ternyata…….
tanganku memang tertindih kepala ku ketika aku tidur semalam.
he he……….

Makasih Doktor….. telah dateng ke kamarku semalam.
walaupun hanya dalam mimpi, mungkin karena kesibukan beliau sehingga tidak sempat dateng di dunia nyata. He he…..


suatu saat, saat satu MIMPI jadi kenyataan

“oke kapan-kapan aku sambangi ke kampus kamu, aku ke NTU, ke Singapore :D”
saya masih inget itu adalah kata2 perpisahan yang saya ucapkan dengan nada bercanda pada seorang teman 4 tahun silam.
Seorang teman yang sangat saya kagumi karena kecerdasan, keuletan, dan visi hidupnya yang luar biasa di mata saya. He is really outstanding people.
Seorang teman itu bernama Imam Mahfudz, perawakanya tinggi dengan berat badan ideal, kulitnya kuning langsat, ganteng, sekilas rada sedikit aura chinese.Sangat kesohor karena otaknya yang sangat encer, semakin mengukuhkan dia seolah-seolah dia adalah makhluk Tuhan yang sangat sempurna. (Bukan Makhluk Tuhan yang Paling seksi lowh…. :D).
Awalnya hanya FoF (Friend of Friend) dari roomate saya waktu ngekost di salah satu kost2an di daerah Gebang, Sebuah kelurahan di sebelah barat kampus Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya.
Lama kelamaan semakin akrab, karena sering komunikasi lewat email, kemudian berlanjut komunikasi lewat SMS. Padahal kala itu belum pernah ketemu langsung, foto pun ndak pernah liat karena kala itu situs pertemanan ala “Friendster” belum lahir. Cuman ndak ngerti, pokoknya ngerasa cocok saja
Sampai suatu ketika, dia ngabari aku kalo dia akan balik liburan ke Indonesia, dan dia meminta saya main ke rumahnya. Senangnya diriku saat itu dia berjanji membawakan oleh2 dari Singapore untuk ku, :D.
Saya pun beneran main ke rumahnya di KRIAN, sebuah kota kecamatan kecil di Kabupaten Sidoarjo Jawa Timur. Ndak seperti yang aku sangka, dia bukanlah seorang anak Pejabat, ataupun anak pengusaha kaya raya. Dia hanya dari keluarga yang sangat bersahaja di rumah yang sangat sederhana. Orangnya pun sangat humble, nan rendah hati.
Siapa c yang ndak kenal NTU(Nanyang Technological University) di Singapore? dan semua orang mafhum tidak mudah untuk bisa diterima jadi mahasiswa salah satu 100 PT Terbaik di dunia ini. Aku hanya bisa bermimpi untuk bisa ngerasakan kuliah di kampus ini.
“Eh la dalah” si Imam Mahfudz ini malah bilang gini:
“Sebenarnya bisa jadi lebih bagusan ITS lowh, di NTU ndak ada riset Mobil Tenaga Surya kayak di ITS”.
Coba aku yang kuliah di NTU pasti akan aku bangga2kan setinggi langi langit hue he he…
Setelah ngobrol berjam2, kita makan rujak bareng, kemudian saat yang aku tunggu pun tiba.
dia ngasih bingkisan kecil dari Singapore special just for Me. Hua ha ha….
Sejak saat itu aku bermimpi ingin menyusul atau setidaknya nyambangi dia di NTU di Singapore, karena saat itu rasanya masih sangat mustahil buat diriku…. dapet duit dari mana coba untuk pergi ke Singapore 😀

12 Maret 2008
Siang itu waktu di HP ku menunjukkan jam 15.00, aku masuk ke salah satu Lecture Hall di School Of Biological Sciences (SBS), Nanyang Technological University (NTU). Wah ruangan Lecture Hall itu begitu luas, layaknya gedung bioskop, mungkin 2 kali luasnya 21. aku sengaja datang telat dan mengambil di barisan paling belakang. Aku duduk, gila empuk banget kursinya :D, bisa-bisa belum 10 menit aku sudah pulas tertidur. Di depan ruangan itu seorang dosen sedang mempersiapkan presentasinya, aku ndak tahu kuliah apaan hari ini. Di samping kananku ada dua orang co dan ce. mereka terlihat gi ngobrol mendiskusikan print2 nan file ppt, ihh busyet.. cew nya yang chinese itu kuliah cuman pakek celana pendek super mini nyaris cuman setinggi celana dalamnya, kaos oblong dan sandal jepit pula. Rupanya dandanan kayak gitu sangat lumrah di depan banyak yang pakaianya jauh lebih parah banget, Mahasiswanya bener2 diberi kebebasan untuk berekspresi. Sounds great…… yang penting kan esensi Kuliahnya. Ndak kayak di Indonesia yang masih mementingkan formalitas belaka. Harus pakek sepatu kek, ndak boleh kaos oblong, kek harus absen kek. di NTU ndak butuh semua itu. yang penting isinya dari pada kulitnya Bung!!

Wah sayang banget ketika sang Dosen memulai kuliahnya, temanku ngajakin keluar, yah…
kemudian aku menyusuri hampir segala penjuru kampus yang sangat megah itu, hiks bikin semakin ngiri ajah, di segala sudut kampus hampir semua ada tempat untuk belajar, dimana disitu mahasiswanya semuanya lagi belajar, gila pusing sendiri aku dibuatnya. Apalagi di Perpustakaan, gila di perpustakaan yg disediakan sangat buanyak PC nya itu nyaris sesak dengan mahasiswa sedang belajar, bener-bener gila. Katanya perpustakaan itu akan tetep penuh dengan mahasiswa belajar sampek tutup pukul 12 Malam. Keadaan itu akan semakin gila lagi kalo pas minggu2 ujian. Gila….. ndak seperti perpustakaan di Indonesia yang biasanya sepi melompong…..

😀
bener-bener ndak nyangka mimpiku ke NTU 4 tahun silam jadi kenyataan, sayangnya aku cuman bisa ngeliat2 doang, bukan sebagai mahasiswa NTU.hu hu…..

kita bener2 ndak pernah tau apa yang akan terjadi Esok Hari…