Santri di Persimpangan Zaman Edan

… jamane jaman edan,sing ora edan ora kuat melu edan. Jamane jaman edan mangan lemper dibeset metu setan -Syair Jaman Edan Cak Nun Beberapa hari belakangan ini kata “santri” menjadi ngehits jadi wacana nasional, di media sosial khususnya. Kata ini mendadak naik kelas, dari wacana senyap orang-orang pinggiran di pelosok-pelosok desa, menjadi wacana orang-orang perkotaan. Saya Continue reading Santri di Persimpangan Zaman Edan

Mendung di Langit Kota Jombang

… Bulan terang di atas Alun-alun Jombang. Terangi malam yang mencekam. Bukan ku takut pada ancaman. Namun malu pada pagi yang bersinar. Hati pecah meski senyum tetap lebar. Demi salam semua pengunjung datang. Wajah kecewa karena tangan partai. Kyai Datang untuk menenangkan. Aku hanya ingin mengemis do’a, biar khittah tidak di mulut saaja – (@yenniwahid, Jombang 3 Continue reading Mendung di Langit Kota Jombang

Kalau Perlu Saya Mencium Kaki-kaki Anda Semua

Saya malu kepada Allah Ta’ala, malu kepada Hadratus syeikh KH Hasyim Asy’ari, Malu kepada Kyai Abdul Wahab Hasbullah, Malu kepada Kyai Bisri Syansuri, Malu kepada Kyai Romly Tamim dan pendahulu kita yang telah mengajarkan kepada kita akhlakul rosul SAW Lebih menyakitkan lagi tadi pagi saya disodori koran headline mengatakan: ‘Muktamar NU Gaduh, Muktamar Muhammadiyah Teduh’ – KH Mustofa Continue reading Kalau Perlu Saya Mencium Kaki-kaki Anda Semua

Titip Rindu untuk Kampung Halaman ku, Penyemangat ku di Perantauan

Hidup, nun jauh di negeri perantauan , terkadang membuat ku rindu kampung halaman. Apalagi, saat lelah di tengah letih perjuangan. Indahnya arsitektur romawi gedung-gedung bersejarah di daratan eropa, tak mampu menghapus kerinduan ku akan kepolosan wajah ayu kampung halaman ku. Megahnya gedung-gedung modern pencakar langit, di kota pusat peradaban dunia ini, Tak mampu mengobati kangen hatiku Continue reading Titip Rindu untuk Kampung Halaman ku, Penyemangat ku di Perantauan

The Humble, Simplicity, loyalty from Mbah Maridjan (In Momoriam)

There is a very popular name behind Merapi Mount Eruption Since 2006. He was Mbah Maridjan, who dedicated all his life for keeping Merapi Mount until the end of his life. Now, he passed a way as a victim of Merapi Mount Eruption 26 Oct 2010. A honorable Death I think. He died in his Continue reading The Humble, Simplicity, loyalty from Mbah Maridjan (In Momoriam)