Advertisements

Author Archives: Cak Shon

About Cak Shon

Santri yang tak kunjung jadi kyai.

Ritual PJKA

… hanya menulis pikiran yang sepintas lalu hadir di fikiran – a random thought

snow_nott

a random illustration

Sepasang lelaki dan perempuan memutuskan untuk menikah tanpa proses pacaran. Lewat ta’aruf saja, alias persengkokolan perjodohan, lebih syar’i katanya. Lagian, usia sudah tak lagi muda. Toh, ikhtiar penjajakan bernama ‘pacaran’ tak menjamin langgengnya usia pernikahan. Pun sebaliknya, banyak cinta tumbuh mewujud dalam pernikahan yang langgeng, meski lewat perjodohan semata.

Tetapi pernikahan memang tak melulu tentang cinta-cinta. Nyatanya tak pernah mudah menyatukan isi dua kepala yang berbeda, meski rambut boleh sama hitamnya. Imajinasi suami akan istri solehah yang selalu menurut apa kata suami, mengabdi sepenuh hati dengan merawat suami dan buah hati di rumah rasanya hanyalah ilusi. Suami dan istri pun kekeuh meniti karir sendiri-sendiri. Meski, berpisah kota adalah konsekuensinya.

Sang suamipun mengalah, ritual PJKA: Pulang Jumat Kembali Ahad, pun ditempuhinya. Sepanjang hari kerja hidup sendiri di ibu kota. Jumat malam pulang untuk kembali lagi hari minggu petang. Hidup bersama pun nyaris hanya sabtu-minggu saja.

Rupanya, berjauhan tidak selalu mudah. Terlebih, ketika Tuhan karuniakan malaikat kecil untuk keduanya. Rasanya cinta pada si kecil melebihi cinta pada ibunya. Jadilah hari-hari merajut rindu. Jadilah sabtu-minggu hari yang selalu ditunggu-tunggu. Hari pelampiasan rindu yang mengharu biru.

Apakah kamu sepasang lelaki dan perempuan itu? Argh, manusia modern apa yang engkau cari?

***
Thanks for Reading ūüôā
Matur Nuwun!
Jangan lupa, Untuk Cerita Lebih Seru, Please subscribe, My Youtube Channel ya! Klik: youtube

Advertisements

Mengenal Lebih Dekat Program Studi Sarjana Studi Pembangunan ITS

… tahun 2019 ini, ITS kembali membuka program studi baru, yaitu S1 (Sarjana) Studi Pembangunan – sekilat infor

research_centre_its

Kampus ITS, Sukolilo Surabaya

Kabar gembira nih, tahun 2019 ini, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Surabaya, kembali membuka program studi baru, yaitu: Program Studi Sarjana (S1) Studi Pembangunan (SP). Program studi SP ITS ini berada di bawah Fakultas Bisnis dan Manajemen Teknologi (FBMT), satu fakultas dengan program studi Manajemen Bisnis yang sudah berdiri sejak tahun 2011.

Nah, sebagai program studi baru, apa sih yang unik dari program studi ini? check it out!

#Q1: Program Studi S1 Studi Pembangunan masuk rumpun saintek/IPA apa soshum/IPS?

Untuk jalur SNMPTN, pendaftar bisa dari kelas XII Jurusan IPA atau IPS, bisa juga dari SMK jurusan yang relevan. Sedangkan untuk jalur SBMPTN, masuk rumpun program studi Sosial Humaniora (Soshum).

#Q2: Apa saja profil lulusan SP ITS?

Lulusan program studi SP diharapakan memiliki kemampuan sebagai berikut:

cpl_sp_1

cpl_sp_2

#Q3: Apa yang dipelajari di SP ITS?

Adapun mata kuliah yang dikaji di SP ITS adalah sebagai berikut:

mk_sp_1mk_sp_2mk_sp_3

#Q4: Bagaimana Cara Mendaftar di SP ITS?

Tahun 2019 ini SP ITS dibuka melalui tiga jalur, yaitu: SNMPTN, SBMPTN, dan Program Kemitraan Mandiri (PKM) ITS.

Baca juga: Berita Pembukaan Studi Pembangunan ITS

***
Thanks for Reading ūüôā
Matur Nuwun!
Jangan lupa, Untuk Cerita Lebih Seru, Please subscribe, My Youtube Channel ya! Klik: youtube


Mengenal Lebih Dekat Manajemen Bisnis ITS

…. Manajemen Bisnis ITS, creating future business leader – motto

mb_its

mb_its_2

Insitut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), dikenal sebagai kampus teknik. Tetapi, jangan salah lo, ITS sudah berkembang pesat sehingga saat ini tidak hanya membuka program studi teknik saja, tetapi juga program studi non-teknik seperti: sains, desain/seni, dan yang terbaru adalah manajemen bisnis.

Di ITS, sekolah bisnis ini berada di bawah Fakultas Bisnis dan Manajemen Teknologi (FBMT). FBMT ITS saat ini sudah memiliki tiga departemen, yaitu:

  1. Departemen Manajemen Bisnis, dengan program studi Sarjana (S1) Manajemen Bisnis.
  2. Departemen Manajemen Teknologi, dengan program studi Magister (S2) Manajemen Teknologi.
  3. Departemen Studi Pembangunan, dengan program studi Sarjana (S1) Studi Pembangunan.

Untuk postingan kali ini, yuk kita mengenal lebih dekat dengan Program Studi Sarjana (S1) Manajemen Bisnis ITS, yang sudah berdiri sejak tahun 2011:

#Q1: Apa sih prospek kerja lulusan MB ITS?

Tagline dari MB ITS adalah: creating business leader , mencetak para pemimpin bisnis di masa depan. Dikutip dari official site MB ITS, profil lulusan MB ITS adalah:

  • Wirausaha/ pebisnis/ entrepreneur terutama dibidang teknologi.
  • Manajer di berbagai indusri sektor: manufaktur, energi transportasi, kimia, retail, perusahaan jasa, multimedia, perbankan, dll baik di perusahaan nasional maupun multi nasional
  • Bekerja di berbagai bidang: HRD, Marketing, Accounting, Finance Staff
  • Konsultan bisnis

#Q2: Kompetensi lulusan MB ITS, bisa ngapain saja?

cpl_mb_its

#Q3: Apa saja yang dipelajari di  MB ITS?

mk_mb_1mk_mb_2mk_mb_3

#Q4: Apa gelar lulusan MB ITS?

Lulusan MB ITS akan memperoleh gelar Sarjana Manajemen (SM).

#Q5: Apa Keunggulan MB ITS?

MB ITS membuka kelas dual degree dengan The University of Queensland (UQ), Australia. Dengan program ini, sampean akan mendapatkan dua gelar: Sarjana Manajemen (SM) dari ITS dan gelar Bachelor of Business Management (BBusMan) ITS dengan hanya kuliah 3 semester di UQ dan sisanya di ITS.

#Q6: Bagaimana Cara Mendaftar MB ITS?

Ada tiga Jalur, yaitu:

  1. SNMPTN, menerima pendaftar dari kelas XII SMA Jurusan IPA, IPS, dan SMK yang relevan.
  2. SBMPTN, masuk rumpun sosial humaniora (soshum)
  3. Program Kemitraan dan Mandiri

#Q7: Seberapa favorit Program Studi MB ITS?

Dari data tahun 2018, perbandingan jumlah pendaftar: daya tampung untuk jalur SNMPTN dan SBMPTN secara berurutan adalah 982:36 (4,79%) dan 1887:48 (3,87 %)

Informasi Lebih Lanjut:

  1. Website resmi Manajemen Bisinis ITS, di: http://mb.its.ac.id
  2. Account Twitter MB ITS: @mb_its
  3. Subscribe channel youtube MB ITS, disini

Baca Juga:

  1. Informasi Kuliah di ITS
  2. Jurusan Sistem Informasi ITS

 

***
Thanks for Reading ūüôā
Matur Nuwun!
Jangan lupa, Untuk Cerita Lebih Seru, Please subscribe, My Youtube Channel ya! Klik: youtube


Informasi Beasiswa S1 ke Jepang: Mitsui Bussan 2019

Beasiswa penuh melanjutkan S1 di Jepang. Terbuka untuk lulusan SMA/MAN, Jurusan IPA/IPS dengan umur maksimal 20 tahun. Pendaftaran: 21 Januari 2019 – 22 Februari 2019 – sekilas info

beasiswa_mitsui_bussan_2019

Deadline: 22 Februari 2019. Informasi dan pengalaman beasiswa tahun sebelumnya bisa dilihat disini. Link Pendaftaran 2019: disini. Info detail prospektus beasiswa: lihat disini.

#Q1: Apa Saja Persyaratan Beasiswa Mitsui Bussan 2019?

Sebelum mendaftar pastikan sampean memenuhi persyaratan berikut:

  1. Warga Negara Indonesia.
  2. Lulusan (atau kelas 12) SMA/MA jurusan IPA/IPS, tidak berlaku untuk lulusan SMK (lulusan SMK bisa mendaftar beasiswa lainya: Monbukagakusho/MEXT)
  3. Nilai Rapot (Semester 2 Kelas 11 dan Semester 1 Kelas 12 atau Semester 1 dan 2 Kelas 11) mata pelajaran Bahasa Inggris, Matematika, Fisika, Kimia untuk Jurusan IPA; mata pelajaran Bahasa Inggris, Matematika, Ekonomi dan Geografi untuk Jurusan IPS minimal 80.00
  4. Belum menikah, dan berumur kurang dari 20 tahun per 1 April 2019.
  5. Bersedia belajar bahasa Jepang dan mengikuti kuliah dengan pengantar bahasa Jepang.
  6. Sehat Jasmani dan rohani, tidak menderita penyakit menular.
  7. Proses pendaftaran beasiswa ini GRATIS.

#Q2 : Bagaimana Langkah-Langkah Pendaftaran Beasiswa Mistsui Bussan?

Berikut panduan step by step mendftar beasiswa ini:

  1. Lakukan pendaftaran online di https://www.mbkscholarship-id.com/registration-form/, sebelum mendaftar pastikan memiliki email yang valid. Pendaftaran dibuka mulai 21 Januari 2019- 22 Februari 2019.
  2. Validasi pendaftaran di email yang digunakan pada saat pendaftaran langkah 1.
  3. Melengkapi formulir pendaftaran secara online.
  4. Mengirim Hardcopy semua formulir pendaftaran lengkap dengan semua persyaratan (Jangan lupa cantumkan nomor pendaftaran di amplop) ke:PERSADA c/o Kampus Universitas Darma Persada (UNSADA), Jl.  Radin  Inten  II  (Terusan Casablanca),  Pondok  Kelapa, Jakarta Timur 13450, Indonesia, Telephone: (021) 8647373 / Facsimile: (021) 86900241
  5. List dokumen yang harus dikirim:
    1. Formulir pendaftaran (1 x)
    2. Foto 4×6 cm diambil 6 bulan terakhir (2 x)
    3. Fotocopy rapot lengkap (kecuali semester 2 kelas 12 jika belum ada) yang sudah dilegalisir (1 x)
    4. Fotocopy nilai Ujian Akhir Nasional, jika sudah memiliki (1 x)
    5. Surat Rekomendasi dari Kepala Sekolah (dalam bahasa inggris) (1 x)
  6. Jika lolos administrasi, Peserta akan diundang untuk mengikuti Tes 1: Tes Tulis Matematika dan Bahasa Inggris tanggal 14 April 2019, di Universitas Darma Persada Jakarta.
  7. Jika lolos Test 1: Tes Tulis, peserta akan diundang untuk mengikuti Test 2: Aptitude Test. di  LPT (Lembaga Psikologi Terapan), Universitas Indonesia (UI), Salemba, Jakarta Pusat, Tanggal 2 Mei 2019.
  8. Tes kesehatan di Rumah Sakit yang ditunjuk di Jakarta, Tanggal 3 Mei 2019.
  9. Jika lulus Tes 2 dan Tes Kesehatan, peserta akan diundang untuk mengikuti Test 3: Wawancara di PT Mitsui Indonesia, Tanggal 18 Juni 2019.
  10. Pengumuman Akhir: Penerima Beasiswa.
  11. Persiapan dokumen: Passpor dan Visa
  12. Pelatihan intensive bahasa dan budaya Jepang selama 1 bulan.
  13. Berangkat ke Jepang.

#Q03: Program Studi apa saja yang boleh diambil di Jepang dengan Beasiswa ini?

Perhatikan bahwa tidak semua program studi bisa diambil melalui beasiswa ini. Penerima beasiswa tidak boleh mengambil Program studi Kedokteran, Farmasi, dan Kedokteran Hewan. (Jika ingin belajar kedokteran bisa mendaftar beasiswa lainya: Monbukagakusho/MEXT)

Adapun Program Studi (S1 – 4 tahun) IPA yang boleh diambil diantaranya adalah:

  1. Mathematics, Physics, Chemistry, Information & Computer Science, Biology, Biophysics & Biochemistry, Geology, etc.
  2. Civil Engineering, Architecture, Urban Engineering, Environmental Engineering, etc.
  3. Mechanical Engineering, Precision Engineering, etc.
  4. Ship Building & Ocean Engineering, Aeronautics, etc.
  5. Electrical Engineering, Electronics, Information & Communication Engineering, etc.
  6. Metallurgy, Materials Science, etc.
  7. Applied Chemistry, Chemical Engineering, etc.
  8. Industrial Engineering, Factory & Production Management, Plant Management, etc.
  9. Agricultural Engineering, Forest & Fishery Science, Agricultural Chemistry, Agro biology, Food Engineering, etc.

Sedangkan program studi rumpun IPS yang boleh diambil, diantaranya adalah:

  1. Civil Law, Public Law, Political Science, etc.
  2. Economic Theory, Economic History, Economic Policy, etc.
  3. Enterprise Management, Accounting, Commerce & Marketing, Finance, Insurance, Industrial Relations, Econometrics, International Economics, etc.

#Q04: Beasiswa Mencakup Apa Saja dan Berapa Lama?

Penerima beasiswa ini akan mendapatkan beasiswa penuh untuk mengikuti program bahasa selama 1.5 tahun dan pendidikan S1 selama 4 tahun. Sehingga total 5.5 tahun. Beasiswa terdiri dari:

  1. Biaya hidup sebesar 145.000 Yen Per bulan.
  2. Biaya transportasi PP: Jakarta – Jepang
  3. Arrival Allowance sebesar 50.000 Yen sekali ketika pertama kali sampai di Jepang
  4. SPP kuliah
  5. Biaya akomodasi, makan, transportasi lokal, dan biaya lainya
  6. Asuransi.

***
Thanks for Reading ūüôā
Matur Nuwun!
Jangan lupa, Untuk Cerita Lebih Seru, Please subscribe, My Youtube Channel ya! Klik: youtube


Mampir ke Padepokan Puri Tri Agung

… tempat ini mengingatkan ku untuk sesekali merenungi sekaligus menertawakan kehidupan yang tabiatnya telah menjebak kita dalam jeratan rutinitas kesibukan – a random thought

padepokan_1

Padepokan Puri Tri Agung

Cerita ini masih sekitar memoir perjalanan ku ke Pulau Bangka awal bulan Oktober 2018 silam. A random moment in life bring me to this place. Sungguh, perjalanan yang tidak direncanakan. Tetapi, kejutan dalam hiduplah yang membuat hidup terasa lebih hidup. Pak sopir yang baru kami kenal mengantar kami ke tempat ini, another a stunningly beautiful place. Nama tempat yang mungkin hanya akan aku kunjungi once in a lifetime ini adalah Padepokan Puri Tri Agung.

padepokan_4

Pemandangan dari Pedepokan

Yang membuat aku paling senang dari Pulau Bangka ini adalah karena Pulau ini belum banyak dikenal orang. Pulau ini masih kalah populer dengan Pulau kecil tatangganya, Pulau Belitung. Harus diakui, popularitas novel dan film ‘laskar pelangi’ berhasil mengangkat nama Belitung setidaknya ke sorot panggung nasional. Tetapi tidak sama halnya dengan Pulau Bangka.

Kurang populernya Pulau Bangka, buatku justru sesuatu yang harus disyukuri. Keindahan alamnya dapat kita nikmati secara lebih intim. Terbayang kan, betapa amat menyebalkanya mengunjungi sebuah tempat yang penuh berjubel orang-orang, yang sebagian besar datang hanya untuk berfoto, bukan untuk menikmati dan merenungi keindahanya. Apalagi mencoba berbahasa dengan alam semesta.

Padepokan ini terletak di atas sebuah bukit yang langsung berhadapan dengan pantai. Jangan ditanya lagi, pantainya yang indah dan bersih dengan warna turquoise (pirus, biru-kehijauan) yang memesona. Suasana di Padepokan yang adem berkolaborasi dengan pemandangan pantai yang indah. What a stunningly beautiful place, isn’t it? Sejenak tempat ini mengingatkanku suatu perjalanan menyusuri daratan Italy beberapa waktu silam.

Bentuk bangunan padepokan ini berbentuk kerucut bersusun tiga. Mirip dengan masjid Jawa yang biasanya atapnya juga bersusun tiga. Kenapa harus tiga? Ada filosofi tentunya, bukan sekedar purely a random number. Setelah melewati tangga berundak panjang lebar, dengan sisinya yang berwarna putih, di depan Padepokan kita akan disambut oleh sebuah patung (kalau tidak salah) Budha dengan perut gendut, santai dan sedang tertawa. Melihat patung ini, membuat kita jadi ikut-ikutan tertawa. Jadi, kalau¬†sampean¬†lagi setres dengan segala keruwetan hidup, melihat patung ini bisa jadi terapi mujarab penghilang setres. Eh, atau malah jadi kebablasan setresnya hahaha….

Entah mengapa melihat patung ini, jangkar fikiranku langsung terbawa pada sosok Gus Dur. Sosok Gus Dur yang cerdas dalam meningkahi hidup, yang menjadikan permasalahan hidup yang rumit jadi penuh canda. “Gitu saja kok repot”. Bukan untuk menggampangkan permasalahan, tetapi sebuah ajakan untuk menghadapi setiap persoalan hidup dengan gembira. Dengan perasaan gembira, permasalahan hidup akan terasa menjadi lebih mudah bukan? Bahkan pada akhirnya, jadi lelucon belaka.

padepokan_5

Tangga Menuju Padepokan

Bukankah kehidupan dunia hanyalah¬† la’ib dan lahw,¬†hanya permainan dan senda gurau belaka? Jika kita tidak bisa mempermainkan kehidupan, kitalah yang akan dipermainkan kehidupan. Pada intinya aku paling tidak suka dengan orang-orang yang terlalu metenteng¬† dalam menjalani kehidupan. Yang kaku dengan aturan yang dibuat-buat sendiri dan menambatkan capain kehidupanya dengan ukuran angka-angka yang¬† juga dibuat-buat sendiri. Dan buatku, patung ini menjadi semacam justifikasi bahwa urip iku ora usah terlalu serius-serius¬† rek!¬†apalagi sampai petentengan karena sesuatu dan lain hal. haha¬†

padepokan_3

Tiga Patung Pemimpin Agama

Memasuki pedepokan kita akan disambut oleh tiga patung pemimpin agama, yang sedang khusuk bermunajat (baca: bermeditasi) dengan caranya masing-masing kepada Yang Maha Memberi hidup. Patung yang paling kiri adalah KONG ZI, tokoh sentral dalam agama Konghucu, yang tengah adalah Patung Sang BUDDHA SYAKAMUNI, dan yang paling kanan adalah patung LAO ZI, tokoh sentral dalam agama Taoisme. Di depan ketiga patung tersaji sesajen berupa tumpukan bunga dan buah-buahan. Wangi semerbak dari kemenyan atau hio atau dupa ataulah apanya yang dibakar memenuhi seluruh sudut ruangan. Rasanya wangi yang tercium masuk menyentuh memenuhi segenap rongga dada.

padepokan_2

Ornamen Atap Padepokan

Ketiga patung ini mengingatkan diriku, bahwa kita manusia, apapun rupa dan bahasnya, hanyalah jiwa-jiwa kering nan rapuh, yang sebenarnya sangat merindukan kehadiran Tuhanya. Karenanya, inti dari agama apapun, mengajarkan cara mendekatkan diri pada Tuhanya. Apakah dengan bermunajat dalam sujud dan dzikir-dzikir yang panjang di keheningan sepertiga malam yang terakhir, ataukah bermeditasi dalam kesunyian, ataukah dengan lagu puji-pujian, pada intinya adalah untuk merasakan peristiwa intim, transedental, menyatu dengan kehadiran Tuhan pada jiwa-jiwa kita yang kering. Jiwa yang tenang, yang dekat dengan Tuhanya, bukankah itu sejatinya sumber kebahagiaan dan ketenteraman dalam hidup?

Hal lain yang menarik perhatian adalah ornamen interior atap padepokan yang indah. Rasanya tak kalah indah dengan seni fresco yang jamak ditemui di gereja-gereja katolik di Eropa. Di Inggris, apalagi di Itali. Eh, tetapi rupanya seni fresco ini juga sudah di adopsi di masjid kampung ku lo. Aku cukup terperanjat kapan hari waktu pulang kampung, sholat di masjid dusun, di pelosok desa, kabupaten Banyuwangi sana, waktu menengadah ke atap kubah masjid. Wau, sebuah pemandangan seni yang mewah sekali untuk ukuran dusun kami. Setidaknya mewah untuk cita rasa seni perkampungan petani tulen di dusun kami. Sebuah ornamen yang didominsi warna biru langit dengan hiasan kelap-kelip lampu hias. Indah betul jika dilihat malam hari. Kabarnya, seni fresco di masjid dusun kami itu menghapuskan puluhan juta rupiah. Jumlah yang sangat besar di mata orang-orang dusun. Tetapi, kabarnya uang itu adalah sumbangan dari pemuda-pemuda dusun kami yang sukses jadi TKI di Korea Selatan dan Taiwan di tambah hasil penjualan kavling kuburan di depan masjid dusun.

Ohya, Padepokan ini terletak di Jalan Pantai Tikus, desa Rebo, Kecamatan Sungailiat, Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Diresmikan oleh pak menteri agama bersama dengan pak menteri pariwisata pada Tahun 2015. Nama desa dan nama padepokan ini rasanya terlalu Jawa. Rebo, bukankah itu cara orang-orang Jawa desa mengucapkan hari Rabu? Begitupun padepokan puri tri agung. Bukankah itu juga terlalu jawa juga? Padepokan kurang lebih artinya pondok, Puri artinya kurang lebih rumah, Tri artinya Tiga dan Agung artinya Besar. Yang kalau aku boleh menerjemahkan secara bebas artinya tempat yang merupakan rumah tiga orang besar. Tiga tokoh agama yang aku ceritakan di atas. Entahlah?

***
Thanks for Reading ūüôā
Matur Nuwun!
Jangan lupa, Untuk Cerita Lebih Seru, Please subscribe, My Youtube Channel ya! Klik: youtube