Advertisements

Tuhan, maafkan aku terlalu sibuk

…. Tuhan, aku sering melupakan Mu. Maafkanlah aku – a random thought

aku

Me

Detik demi detik waktu rasanya merambat semakin cepat belakangan ini. Perasaanku saja, ya mungkin perasaanku saja. Sibuk dengan urusan-urusan duniaku yang sebenarnya membuat ku sering bertanya-tanya: pantaskah ini untuk disibukkan, untuk diperjuangkan?

Rasanya ingin istirahat sejenak, sekedar untuk bisa bernafas lega. Melupakan segala yang menyibukkan, melepaskan segala yang menyeruak dipikirkan. Dan aku hanya ingin sekedar merasai denyut kehidupan ku yang sedang berjalan.

Aku jengah dengan suara deru mesin yang berisik. Aku bosan dengan keserakahan yang terus dipamerkan. Aku jenuh dengan kemunafikan yang terus dipertontonkan. Aku lelah dengan segala kepura-puraan.

Aku hanya ingin mendengar angin yang berhembus lembut, membisikan rahasia-rahasia alam. Tetapi, aku terlalu sibuk.

Advertisements

About Cak Shon

Santri yang tak kunjung jadi kyai. View all posts by Cak Shon

2 responses to “Tuhan, maafkan aku terlalu sibuk

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: