Ku Pendam Sendiri

… sekedar puisi-puisian – a random feeling

Senja di Rotterdam

Ilustrasi : Sunyi

Sebuah bintang,
Kelap-kelip sendirian di sudut langit.
Dalam derit keheningan sisa-sisa malam.
Ingin kuceritakan kepadanya,
Semua tentang rasa ini.

Tetapi,
Aku tak tahu dengan bahasa dan pertanda apa.

Biarlah, rasa ini, kupendam sendiri.
Dalam kebisuan nyanyian sunyi,
Dalam nestapa duka yang perih mendera.

Meski, aku harus terkapar,
Terbakar bara api rasa ku sendiri.

Biarlah.
Kutanggung sendiri.

Nottingham, 31 Januari 2017

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s