Advertisements

Pada Mu Ku Bercerita

rembulan

Ilustrasi: Rembulan Malam

Pada mu, ku bercerita
Tentang keresahaan jiwa dan gundah gulananya hati ku.

Pada mu, ku bercerita
Tengtang hari-hari esok yang tidak pasti.

Pada mu, ku bercerita
Tentang sedih, letih, perih, dan pedih ku,
menapaki perjalanan panjang medan juang ini.

Pada mu, ku bercerita
Tentang tanyaku yang belum jua berjodoh dengan jawabnya:
kapankah duhai ini akan berujung?

Pada mu, ku bercerita
Bahwa aku masih mencoba sekuat tenaga yang tersisa,
memeras keringat, hingga tetes-tetes yang terakhir

Pada mu, ku bercerita
Bahwa aku tak pernah bosan merayu Tuhan,
agar berpihak kepada ku.

Padamu, wahai kesunyian dan keheningan malam-malam ku.
Padamu, wahai segenap lagu-lagu kenangan.

Yang selalu setia menemani diriku,
Yang sedang menepi sejenak,
mencari jawab atas sebuah tanya yang selalu mengusik jiwa:
Kapan lulus? Kapan pulang?

Nottingham, 10/02/2016
Mahasiswa tuwek, yang sedang bekejaran dengan keperkasaan sang waktu

Advertisements

About Cak Shon

Santri yang tak kunjung jadi kyai. View all posts by Cak Shon

12 responses to “Pada Mu Ku Bercerita

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: