MISUH

Misuh, dalam budaya Jawa, misuh itu artinya mengumpat atau berkata kotor. Seperti kata MATA MU, JANCUK, RAIMU, KAKEAN MU.
Sama halnya dengan kata ‘BANGSAT’, dalam hasanah bahasa nasional kita. Umumnya, misuh itu ungkapan kekesalan, kejengkelan, makian, dan konco-konconya.
Tetapi, misuh juga bisa menjadi pertanda keakraban yang sudah akut.

Perasaan ku, aku jarang misuh. Apalagi, kalau misuhi orang lain. Seumur hidupku, saya pernah punya satu pengalaman misuh yang sangat menyejarah.
Waktu masih muda dulu, di dalam sebuah asrama santri yang sangat dekat dengan masjid. Aku terpaksa misuh, dalam keadaan masih dalam balutan sarung, baju koko, peci putih, dan berkalung sajadah, dan baru saja selasai jamaah isyak dari masjid.

Seonggok wajah putih, tertunduk malu, tersandar pada dinding lemari kayu bercat hijau. Amarahku sudah diubun-ubun, tak ada kata-kata yang keluar dari mulut, kecuali dua kata: JANCUK, BAJINGAN! sambil kutampar kedua pipinya berkali-kali, hingga memerah pasrah tanpa perlawanan sama sekali. Kemudian terdiam tanpa kata. Hingga  pedihnya penghianatan atas kepercayaan itu berangsur sembuh. Hingga kami semua akrab seperti saudara kembali. Seperti pernikahan, persahabatan pun butuh dinamika.

Maafkan sekali lagi kelakuanku saat itu kawan!

Belakangan, aku suka misuh sendiri. Misuh pada program komputer yang ku buat sendiri. Ketika logika tak sejalan dengan luaran program, misuhlah pelampiasanya. Walaupun, sering kali penyebabnya hanya secuil baris kode yang tersilap atau terlupa. Untung teman-teman sekantor ku tak ada yang tahu artinya “Jancuk”. Argh, ternyata menjadi programmer, tak saja memeras otak, tetapi juga menguras emosi.

Advertisements

5 comments

  1. Sumpah podo persis karo aku kang. CUman aku lagi tau (nekat) misuh ya lagi lagi iki. Biyen ora tau blas. Mungkin misuhku sopan koyok nggapleki.

    Nek misuk dancuk lagi lagi iki wae. Di saat jaman wis semakin rusak. DI saat orang semakin bodoh dan ngeyel. Wis ngeyel, ngenyek pisan. Di saat temen facebook yg aku idolakan malah kalau komen selalu ngajak gelut.

    Jiaaaan misuh tenan aku. Senajan misuhe ning ngarep hape. Gak ning ngarepe wonge langsung.

    Rasane lego sumpah. Cuman yo emang raenak sih. Nek iso emang ojo HAHHAHA.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s