Calton Hill : Bukit Ide Para Genius Skotlandia

… a number of Enlightenment were Scottish and Edinburgh became a ‘city crowded with genius’. As such, Scotland, and particularly Edinburgh, led the way in this important intellectual revolution. – Museum of Edinburgh, Skotlandia 

calton_hill_01

Calton Hill, Edinburgh dari Kejauhan

Seperti tahun-tahun sebelumnya, pada liburan musim panas tahun ini, alhamdulilah saya kembali mendapat undangan dan kesempatan menghadiri sekolah musim panas dan konferensi dari kampus ke kampus. Tahun ini ada empat kampus yang saya kunjungi untuk menimba ilmu walaupun hanya untuk beberapa hari saja, yaitu University of Lincoln, University of Edinburgh, Imperial College London, dan King College London. Buat mahasiswa perantau seperti saya ini, bisa ngaji dengan orang-orang yang sudah kesohor kealimanya, bertemu dengan orang-orang baru, adalah kesempatan yang sangat patut untuk disyukuri. Mungkin hanya pertemuan beberapa hari saja, atau bahkan beberapa jam saja, tapi inspirasi yang ditularkanya, rasanya akan menyala sepanjang hayat.

calton_hill_07

Para Ilmuwan Genius dari Skotlandia, Museum of Edinburgh

Seperti di Universitas Edinburgh, lebih tepatnya di Edinburgh Business School , pertemuan saya dengan Profesor Gilbert Laporte dari Montreal Canada itu rasanya masih terekam kuat dalam memori ingatan saya. Sang profesor seolah telah menyalakan lilin inspirasi dalam benak saya tentang bagaimana menjadi sosok akademisi yang begitu sangat berpengaruh di bidangnya. Kata-katanya begitu filosofis,  yang terekam kuat dalam ingatan.

calton_hill_03

Information Board, Calton Hill, Edinburgh

Tapi saya sedang tidak ingin bercerita tentang hal-hal serius di bidang akademisi. Saya ingin bercerita lagi tentang keindahan kota Edinburgh, di Skotlandia, UK ini.  Dari sudut lain, karena saya sudah pernah berkunjung di kota ini sebelumnya, dan sudah saya ceritakan disini.  Memang pandangan pertama selalu lebih berkesan dan terlihat lebih indah dari pandangan kedua, ketiga, dan seterusnya. Tetapi ada satu spot paling menarik di kota Edinburgh yang luput  pada kunjungan pertama saya di kota ini. Spot menarik itu namanya adalah Calton Hill. Apa menariknya dari Calton Hill ini?

calton_hill_04

Callton HIll dari Bawah

Kita semua rasanya paham, bagaimana pengaruh orang-orang Inggris dalam ilmu pengetahuan sejauh ini. Banyak ide-ide besar, penemuan-penemuan besar, di berbagai bidang dari filsafat, fisika, matematika, sejarah, sastra, ekonomi, sosiologi, ya berasal dari Inggris, dan Skotlandia khususnya. Sebut saja Adam Smith, David Hume, John Playfair (lebih lengkapnya lihat disini). Mereka adalah orang-orang yang ide-idenya telah merubah dunia dan masih berpengaruh dan dijadikan rujukan hingga saat ini. Sehingga wajar, jika bahasa Inggris menjadi bahasa global dan bahasa pengetahuan seperti sekarang ini.

Nah, rupanya bukit inilah yang menjadi tempat para orang-orang genius itu menemukan ide-idenya. Banyak hasil karya mereka yang diabadikan di bukit itu, bahkan jasad mereka pun di semayamkan di bawah bukit itu. Sebagai orang NU yang hobi ziarah, saya menyempatkan ziarah ke orang-orang hebat itu. Saya datangi makamnya satu-persatu orang-orang yang namanya abadi dan sangat dihormati di dunia akademik itu. Dalam hati saya mbatin, sangat beruntung dan mulia sekali ulama-ulama di Indonesia, Gus Dur misalnya, dimana makam mereka tak pernah sepi diziarahi  oleh umat. Sedangkan ilmuwan-ilmuwan dan pemikir yang mengubah dunia ini, makamnya angker dan rasanya selain orang agak aneh seperti saya tak sudi datang menziarahi nya.

calton_hill_02

Monumen Nasional di atas Calton Hill

Berada di atas bukit itu memang terasa sangat menakjubkan. Penuh kedamaian dan keindahan alam yang begitu menakjubkan. Dari atas bukit itu, begitu jelas terlihat kontur alam kota Edinburgh yang berbukit-bukit indah, tata kota Edinburgh yang rapi, cantik, dan menawan serta keindahan laut yang memesona.  Rasanya ingin berlama-lama duduk disana.

calton_hill_06

Pemandangan Laut dari Atas Calton Hill

Menatap laut itu, rasanya daya hayal saya melambung ke awang-awang. Tak heran jika banyak sastrawan besar lahir dari kota ini. Bahkan kota ini telah ditetapkan sebagai kota literature di dunia. Karena memang tempat ini sangat kondusif untuk berfikir, berimajinasai. Sekaligus tempat untuk bersosialisasi. Saya begitu larut dalam suasana yang diciptakan oleh bukit ini. Mungkin inilah salah satu alasan kenapa taman kota itu menjadi wahana sangat penting dalam perencanaan kota. Ternyata bukan sekedar hiasan wajah kota. Tapi taman memiliki fungsi sosial yang luar biasa. Bahkan bisa menjadi tempat inspirasi orang-orang genius.

calton_hill_05

Menara di atas Calton Hill

Banyak orang hanya duduk-duduk termenung di antara semak-semak rumput di atas bukit itu. Matanya menatap jauh pada laut yang terbentang luas seolah tanpa batas. Mungkin orang-orang itu merasakan rasa yang sama dengan yang saya rasakan. Rasa ingin untuk berimajinasi tinggi. Wajarlah jika para orang genius itu mendapatkan ide-ide besarnya di atas bukit ini.

melamun_di_edinburgh

Berimajinasi di Calton Hill

Tapi sayang, beberapa jam termenung di atas bukit ini, saya kok hanya berimajinasi hal-hal random, yang  tidak jelas. Bukan berimajinasi ide-ide besar, yang bisa merubah dunia, hehe. Mungkin perlu berbulan-bulan barulah keluar ide-ide besar itu. Jadi kawan, kalau sampean mampir di kota Edinburgh jangan lupa untuk melamun di atas bukit ini. Siapa tahu ide-ide besar itu menyambangi sampean , jika beruntung. Dan juga jangan lupa untuk berziarah ke makam para ilmuwan yang namanya sering sampean baca di buku-buku teks sekolahan maupun kuliahan.

Advertisements

One comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s