Ilyas : Catatan Empat Tahun Usia mu

” Ilyas, am I your best friend? ” – Ayah
” YES, you are my best best friend ever, ayah !” – Ilyas

ilyas_4_yo_of

Ilyas is running. At a Random Place, Derbishire, UK

Empat tahun sudah Ilyas usiamu saat ayah menulis catatan ini. Empat tahun engkau mengisi hari-hari ayah dan bunda mu. Hari-hari yang tak pernah sehari pun, ayah lewati dengan penyesalan. Kehadiran mu, bagaikan taman indah yang tumbuh subur di hati ayah. Memang, kadang ayah jengkel dengan kenakalan tingkah laku mu. Tetapi itu, tak lebih dari sebuah tarbiyah yang mengajarkan ayah arti kesabaran.

Minggu yang lalu, kamu mendapatkan buku catatan akhir sekolah dari Nursery School (i.e. Nottingham Nursery Scool mu) mu. Sekolah yang kau sebut dengan, The brown school. Kamu selalu menangis tidak terima, jika ayah bercanda menyebutnya, the bad school. Catatan akhir itu adalah sebuah pertanda bahwa kamu akan meninggalkan sekolah ini untuk selamanya, dan setelah liburan musim panas ini kamu akan memasuki gerbang sekolah baru, primary school. Di sekolah nursery ini kamu selalu tampak bahagia. Tampak jelas, dari foto-foto yang didokumentasikan secara khusus untuk kamu di catatan akhir itu, kamu begitu menikmati setiap detik waktu mu di sekolah. Pantas saja, kau setiap selalu bersemangat pergi ke sekolah. Bahkan jikalau sekolah masih buka di hari libur, kamu pun penuh antusias untuk bergegas akan pergi ke sekolah.

ilyas_running

Ilyas is running even faster, Derbishire, UK, 2015

Di sekolah kamu punya teman dekat, best friend, Rafifa namanya. Tapi kamu memanggilnya, khafifah. Bocah cantik berparas ayu bak cinderela itu kebetulan anak dari teman dekat ayah di kota Nottingham ini. Dan bundanya juga berteman sangat baik dengan bunda kamu. Setiap pulang sekolah kamu selalu bercerita tentang khafifah. Bahkan dalam tidur pun, kau sepertinya sering bermimpi bermain bersamanya. Setiap acara kumpul-kumpul, kamu selalu dekat denganya. Meskipun kalian sama-sama berdarah Jawa dan berbahasa Ibu Bahasa Indonesia, obrolan kalian tak ubahnya obrolan dua orang anak British.

Semenjak sekolah, perkembangan bahasa mu sunggu luar biasa. Kamu sudah bisa bicara dalam bahasa Inggris sangat alamiah, dengan logat seperti layaknya anak-anak orang British kebanyakan. Meskipun lidah mu tetaplah lidah Jawa. Kosakatamu juga sudah sangat kaya. Bahkan ayah pun, sering mendapat kosakata baru dari kamu. Di rumah, kamu lebih sering berbahasa Inggris dengan ayah dan bunda. Kamu pandai menggambar, terutama menggambar kereta api. Kau pun sudah pandai menulis huruf dan angka, dan cukup pandai berhitung. Logika berfikir mu pun sudah sangat hebat untuk anak seusia mu. Kau hampir bisa menjawab dengan sangat baik, setiap pertanyaan logika yang ayah tanyakan setiap membacakan buku dongeng untuk mu.

ilyas_n_khafifa

Ilyas and His Best Friend, Khafifa, a random place at Lincoln, UK, 2015

Kamu punya segudang mainan di rumah. Hampir semua permainan anak-anak sudah kamu miliki. Tetepi, layaknya anak-anak seusia mu, kamu mudah sekali bosan dan selalu menginginkan mainan baru. Tetapi, ada mainan kesayangan kamu dari dulu hingga sekarang. Sebuah kereta api dari bahan metal berwarna hijau. Kamu tidak bisa tidur tanpa mainan kereta itu di genggaman mu. Ketika terbangun pun, mainan itu yang pertama kali kamu cari. Kamu pun akan menangis tanpa henti, jika green train itu, terselip entah dimana. Sampai sekarang pun, ayah masih heran dengan kegandrungan mu dengan kereta api yang terlalu berlebihan.

Ilyas, ayah merasa menjadi orang yang paling berbahagia di dunia, saat diusia mu itu, kamu telah menjadi sahabat diskusi ayah yang hebat. Saat kau mulai pandai berlogika dan berkelit dengan pertanyaan ‘Why’ ayah. Dan kaupun, mulai terlatih membalas dengan lebih banyak bertanya ‘why’ daripada ‘what’ kepada ayah. Meskipun, pertanyaan dan jawaban mu terkadang teramat lucu dan menggelikan.

nott_nur_school_bye

Ilyas: Kesedihan Meninggalkan Gerbang Sekolah

Ilyas anak ku. Semoga kamu sehat selalu! Rajin belajar dan berlatih selalu ! Berlarilah yang kencang, mengejar takdir hidup mu. Semagat selalu menjalani setiap detik perjalanan hidup mu! Be a good boy forever ! Selamat berliburan musim panas. Gerbang sekolah yang baru, sedang menunggu mu ! Sukses buat mu selalu ! Semoga Allah senantiasa memberkati setiap jengkal langkah kecil mu ! Hati ku akan selalu ada untuk mu, meskipun kelak jika kau beranjak dewasa, kamu akan meninggalkan aku dan lebih menikmati dunia bersama teman-teman mu. Tetaplah, menjadi sahabat diskusi ayah yang terbaik! Jangan pernah berhenti berfikir ! Tapi, jangan lupakan senantiasa berdzikir ! Jangan mudah lelah dan menyerah, sebelum kau ambilkan gemintang yang berkelap-kelip itu, di kala hari perlahan beranjak dalam kegelapan, untuk orang-orang yang takut akan kegelapan. Dan untuk menjawab sejumlah tanya yang kau simpan, seperti, syair lagu yang sering kau nyanyikan : “Twinkle-Twinkle Little stars, how I wonder, what you are ?

Advertisements

5 comments

  1. Young boy!! Happy birthday. Saya aamiinkan doa ayah dan bundamu semoga kau menjadi anak yang soleh adanya. Momen momen indah anak anak di masa kanak kanaknya sangat unik yang tentunya tak bisa diulang saat mereka menuju remaja apatah lagi di masa dewasanya. Tentu syukur jualah yang dihaturkan kepadaNya karena diberi kesempatan untuk membersamai sang buah hati di masa unik dan indahnya itu. May Allah bless you, young boy.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s