Konco Lawas Punya Cerita

… ada kalanya seseorang ditakdirkan untuk hadir sebentar dalam hidup kita, menginspirasi, kemudian menghilang untuk selamanya. Ada juga seseorang yang ditakdirkan hadir dalam hidup kita, dan terus turut mewarnai hidup kita meski berganti cara dan media. Meskipun, panggung kehidupan telah berganti cerita. Bersyukurlah, karenanya. – A Random Thought.

 

konco_lawas_punya_cerita

Di Halaman Persembahan Skripsi Seorang Kawan

 

Entahlah, setan apalagi yang berhasil menggoda mengalihkan fokus pekerjaan saya pagi ini. Heladalah, katanya mau ‘ngoding’ malah jebule ‘googling’Kata kunci pencarian untuk mbah google kali ini pun unik, yaitu nama-nama konco lawas  sekelas SMP (kebetulan, saya hafal nama lengkap teman sekelas SMP saya) yang sukses, atau lebih tepatnya ditakdirkan, menjalani profesi sebagai seorang dokter. Profesi impian banyak orang. Mimpi jutaan anak-anak kecil ketika diminta mendefinisikan cita-cita. Dan juga profesi simbol kemakmuraan hidup: duite uakeh, sehat seger waras, tur pinter pisan. Walaupun, bisa jadi tidak benar, karena hidup kan sering kali hanya sawang sinawang to?

Rasanya bangga, bangga sekali, dari teman satu kelas SMP saja, ada 5 orang yang berhasil menjadi dokter. Rasanya hati bergetar, melihat foto-foto mereka memakai baju seragam dokter berwarna putih. Yang pertama menjadi dokter sekaligus dosen di fakultas kedokteran, sebuah perguruan tinggi  negeri di keresidenan besuki, Jawa Timur. Yang kedua sedang menyelesaikan pendidikan dokter spesialis kandungan di salah satu kampus yang konon fakultas kedokteranya lebih besar dari universitas nya sendiri. Yang ketiga juga sedang menyelesaikan pendidikan dokter spesialis anak di kampus yang sama. Yang keempat sedang mengabdikan diri sebagai dokter klinik anak di sebuah rumah sakit milik pemerintah di kota Pahlawan. Dan yang terakhir, memilih mengabadikan dirinya menjadi PNS di sebuah puskesmas kecil, di luar pulau Jawa.

Yang menarik dari penelurusan melalui kaca mata mbah google, ternyata seorang dari kelima teman saya tadi di skripsi Sarjana Kedokteran nya yang ditulis tahun 2007 itu, secara ekplisit mengucapkan terima kasih kepada teman-teman geng SMP nya, termasuk saya. Bangga dong, hahahaha. Yah, beruntung memiliki sahabat yang masih keep in touch, yang masih saling memberi semangat. Meskipun berganti cara dan media. Meskipun, panggung kehidupan telah berganti cerita.

Semoga, sahabat-sahabat saya yang jadi dokter ini diberi kesuksesan selalu. Semoga para dokter ini tidak hanya menciptakan ‘duite uakeh, sehat seger waras, tur pinter pisan’ untuk dirinya sendiri, tetapi juga untuk orang lain, utamanya wong cilik , orang-orang di akar rumput seperti saya ini. Tanpa sedikit pun meninggikan profesi dokter, dan merendahkan profesi yang lain. Semoga kesuksesan yang didefinisikan masing-masing juga untuk semua teman-teman dan sahabat-sahabat saya dimanapun berada. Allahumma Ammiiin.

Advertisements

7 comments

  1. Duh kang, dirimu beruntung. Koncoku sing dadi dokter roto2 sombong. Bahkan kapan kae tau diunfriend FB gara2 aku komen ngene, “Mbok ya nggawe boso jowo to nek dijak ngobrol karo koncone Nganjuk iki”

    Padahal jaman biyen kami ini AKRAB pol. Lalu dia berubah semenjak menjadi dokter. bahkan koncoku liyane enek sing njaluk pin bb langsung ditolak padahal kuwi konco pramuka (sing kudune akrab banget satu organisasi).

    Hahhaha..

    1. hahaha… sakjane podo kok ndop. Dari 5 orang itu yang masih mau ‘kumpul’ bolo SMP mong siji tok, gelem koncoan di FB di WA. Yang lainya, ndak mau koncoan. Makanya aku googling hue hue he……. merasa ndak lepel kali yo…

      1. Huahaha.. ternyata podoooo… bahkan reuni sma wae gak tau teko. Yoii merasa gak level. Mungkin mereka juga menghindari pertanyaan2 dan mungkin konsultasi kesehatan gratis. Maklum lah, biasane konco dokter kui sering dimanfaatne karo koncone hhahaha.. Koncoku siji maneh malah berubah menjadi “ekstrim” padahan biyen en u nyel.

    1. Eh, keliru, ijin share yg videonya si bejo itu… Yg artikel sebelumnya… He, he, he maklum ini mata tinggal 5watt tp dipaksain baca…jadine roda slendro… Sori mas..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s