Titip Rindu untuk Kampung Halaman ku, Penyemangat ku di Perantauan

Hamparan padi, Lambaian Pohon Kelapa, Gunung Raung, Banyuwangi

Hamparan padi, Lambaian Pohon Kelapa, Gunung Raung, Banyuwangi

Hidup, nun jauh di negeri perantauan , terkadang membuat ku rindu kampung halaman.
Apalagi, saat lelah di tengah letih perjuangan.

Indahnya arsitektur romawi gedung-gedung bersejarah di daratan eropa, tak mampu menghapus
kerinduan ku akan kepolosan wajah ayu kampung halaman ku.

Megahnya gedung-gedung modern pencakar langit, di kota pusat peradaban dunia ini,
Tak mampu mengobati kangen hatiku pada kebersahajaan dan keaslian pemandangan gunung dang sawah
di kampung halamanku.

Betapa pun cantik dan tampanya, manusia-manusia bergaya hidup tinggi di kota ini,
tak mampu meluruhkan rindu melihat keluguan dan kepolosan wajah-wajah para petani di kampung halaman ku.

Kampung halaman ku,
Kaulah penyuluh ku, di kala semangat ku mulai redup di perantauan.
Kampung halaman ku,
Doakanlah ku cepat kembali, setelah kutuntaskan semua pedih perjuangan ini.
Kepada mu, aku akan mengabdi, suatu saat di hari tua nanti.

Titip rindu ku, untuk hamparan padi, nyiur pohon kelapa, sawah, gunung, dan
gemercik air sungai di kampung halaman ku.

Nottingham, 15/08/2014

Advertisements

5 comments

  1. Cak Shon, nama-nama seperti gunung Raung, Rogojampi, akrab juga di telinga saya. Mbahku dari Kalibaru, termasuk area Banyuwangi juga kan?

    Foto sampeyan di artikel ini juga mengingatkan saya dengan kampung halaman. Ndak ada pemandangan seperti itu di Jakarta sini.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s