Harga sebuah komitmen

Selama berada di Nottingham, Inggris, sebagaimana umumnya masyarakat disini, transaksi online melalui internet sudah menjadi gaya hidup. Sepertinya semua transaksi keuangan sudah bisa dilakukan secara online. Untuk keperluan transaksi membeli barang apalagi. Jangankan produk buku, mainan, barang elektronik, sandang yang sudah sangat lazim dijual online, keperluan sembako aka groceries pun bisa diorder online. Supermarket besar seperti Tesco dan Asda malah mendorong masyarakat untuk berbelanja secara online. Daripada berat-berat ngangkut belanjaan berupa sayur, buah, minyak goreng, susu, daging, Supermarket tersebut siap dengan cepat mengantar pesanan online anda sampai di depan rumah. Tidak hanya belanja barang, belanja jasa pun disini sudah hampir semuanya online.  Jika anda ingin mengirim barang, sudah tidak jamanya anda datang ke kantor pos atau perusahaan expedisi, dengan transaksi online, mereka yang akan mengambil barang kiriman anda ke rumah dan mengantarnya ke alamat tujuan. Rasanya, hanya dengan duduk manis di depan laptop, semua keperluan dan kebutuhan hidup semua bisa terpenuhi.

Ada tiga hal yang menurut saya menjadi pendorong pesatnya transaksi online di Inggris. Yang pertama adalah faktor kepercayaan. Logika yang dipakai disini adalah pada prinsipnya semua orang disini jujur. Selain didukung teknologi keamanan internet yang mutakhir, harus saya akui kalau orang Inggris sangat jujur. Logika sebaliknya yang terjadi di Indonesia menurut saya, sehingga segala sesuatu yang seharusnya mudah jadi sangat ribet.

Yang kedua adalah faktor kemudahan perbankan. Perbankan disini masya allah sangat membantu dan menyenangkan. Bahkan menurut saya, lebih syariah dari semua perbankan syariah yang ada di Indonesia. Anda bisa membuka rekening tanpa uang setoran di muka dan tanpa ada biaya administasi satu sen pun. Padahal, fasilitas yang diberikan oleh perbankan disini sangat luar biasa. Selain fasilitas internet banking, kartu debet ATM yang diberikan secara cuma-cuma oleh bank bisa digunakan transaksi apa pun layaknya kartu kredit. Untuk belanja baik offline maupun online anda tidak perlu menggunakan uang real, semua bisa dibayar dengan kartu ATM debet anda. Jika kartu ATM anda hilang, and cukup telpon ke bank dan kartu ATM baru anda akan diberikan secara cuma-cuma dan dikirim ke rumah anda hanya dalam hitungan hari. Untuk keperluan kemanan transaksi online, Bank juga memberikan card reader, berbeda dengan token seperti punya bank-bank di Indonesia, yang bisa diorder secara gratis pula. Bandingkan dengan perbankan di Indonesia. Waduh biaya administrasi banyak sekali bukan? Nambah fasilitas nambah duit juga. Ganti ATM atau Token karena hilang atau rusak, harus pakek bayar lagi. ATM nya ndak bisa digunakan untuk transaksi online lagi. Sangat menyebalkan sekali perbankan di Indonesia. Ohya, di Inggris tidak lazim menggunakan Buku Tabungan. Tetapi rekam transaksi anda dikirim ke rumah anda secara gratis setiap bulan nya.

Yang ketiga adalah faktor dukungan perusahaan ekspedisi yang handal. Jangan pernah  khawatir kiriman anda tidak datang, karena perusahaan ekpedisi disini sangat bisa diandalkan. Bisa dipastikan barang anda sudah sampai di rumah sebelum hari H yang dijanjikan. Kalaupun belum nyampai anda bisa mendapatkan uang anda kembali.

Mengenai belanja online ini, saya memiliki pengalaman menarik. Beberapa waktu yang lalu saya belanja membeli buku online melalui dua situs belanja langganan saya, yaitu amazone, dan ebay.  Satu buku dari amazone karena buku bekas harganya hanya £0.37 saja yang saya bayar pakek voucher amazone hadiah jadi valounteer riset. Buku tersebut dijanjikan akan terkirim dalam waktu 2 minggu. Waktu yang cukup lama sebenarnya, tetapi mungkin karena harganya sangat murah sehingga ngirimnya telat. Satu nya lagi buku baru seharga £19.77 saya beli dari ebay dan saya bayar dengan paypal. Buku ini dijanjikan 5 hari kerja sampek rumah.

Pengalaman-pengalaman sebelumnya, semua barang pasti sampai rumah selalu lebih cepat dari yang dijanjikan. Misal dia bilang 3 hari, eh tenryata satu hari sudah nyampek barang nya. Ini tentu menimbulkan kebahagian sendiri. Tepat waktu saja sudah senang apalagi kalau lebih cepat. Tiga hari berlalu, ada paketan datang ke rumah. Saya sangat yakin ini pasti buku yang saya beli di ebay. Eh, ternyata dugaan saya salah. Ternyata malah buku yang dari amazon, yang dijanjikan 2 minggu, ternyata 3 hari sudah nyampek. Lebih senang lagi, meskipun buku bekas ternyata bukunya masih kelihatan seperti baru.

Empat belas hari pun berlalu, ternyata buku yang dari ebay belum sampai juga. Hal yang aneh dan tidak lazim terjadi. Karena melebihi batas maksimal hari yang dijanjikan, akhirnya saya komplain online ke ebay.  Komplain saya ditanggapi dengan cepat disertai dengan ucapan maaf yang sangat dalam (saya jadi terharu). Ebay pun meyakinkan saya, saya bisa mendapatkan uang saya kembali, jadi tidak perlu khawatir. Ternyata 2 hari berikutnya, buku itu akhirnya datang juga. Alhamdulilah, meskipun telat yang penting bukunya datang, mengingat buku ini sangat penting mau dipakai seorang teman saya untuk mengerjakan tugas essay nya. Hari itu juga, saya kaget ketika melihat account paypal saya, ternyata uang pembelian buku itu dikembalikan ke account paypal saya. Jadi, saya mendapatkan buku itu secara GRATIS. Alhamdulilah sekali lagi.

Yah begitulah, harga sebuah komitmen. Untuk menjaga kepuasan pelanggan ebay mengembalikan uang saya dan tetap memberikan bukunya untuk saya. Dengan begitu, saya yang sebelumnya sempat sebel dengan ebay, pada akhirnya malah senang dan bersyukur dan tentu saja saya akan kembali berbelanja di ebay di kemudian hari.

Advertisements

2 comments

  1. Membaca cerita mas diatas, disana kondisi yang mendukung toko online sudah sangat mendukung, semoga di Indonesia kedepannya juga bisa mengikuti

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s