berjalan pun sambil membaca buku

….. orang yang bisa membaca tetapi tidak membaca buku, tidak ada bedanya dengan orang yang tidak bisa membaca.

Ilustrasi: Membaca di Perpustakaan, Univ. Nottingham

Hari ini langit di atas bumi Nottingham terlihat mendung. Tetapi tak semendung hati dan semangat ku. Pukul 07.00 pagi, setelah sholat duha, berdoa memohon limpahan ilmu dan rizki yang banyak dan barokah ke yang Maha Memiliki Ilmu dan Pemberi rejeki, seperti biasa aku berjalan menyusuri jalanan kecil di tepi sungai dari rumah menuju ke Lab. di Jubilee Campus, Universitas Nottingham. Entah sudah berapa kali aku menyusuri jalanan ini, mungkin sudah empat ratus kali, atau bahkan lebih. hampir setiap hari dua kali aku menyusurinya, pergi dan pulang ke kampus, tempat ‘kawah candradimuka’ ku itu berada. Jalan ini, suatu saat nanti pasti akan sangat aku rindukan. Saksi bisu yang merekam setiap langkah kaki ku pergi dan pulang mengaji ilmu di kota Nottingham ini.

Di jalan itu, setiap hari selalu ku temukan pelajaran hidup yang berbeda. Perjalanan berharga dari orang-orang yang berbeda yang berjalan dan bersepeda  menyusuri jalan itu. Seperti hari ini aku berpapasan dengan orang yang membaca sambil berjalan cepat. Sudah berjalan nya setengah berlari, sebagaimana gaya berjalan orang Inggris pada umumnya, masih sempatnya membaca buku.  Aku saja, di perpustakaan langsung tertidur setelah kurang dari satu jam membaca buku. Adalah pemandangan biasa, di public transport seperti kereta dan bus di Inggris ini, orang-orang pada terdiam sendiri, asyik dengan buku bacaanya masing-masing. Memang sih terkadang kesan nya mereka cuek dan tidak ramah. Tetapi, harus aku akui terkadang buku lebih enak diajak ngobrol daripada manusia.

Ilustrasi: Membaca di Dalam Kereta Api

Dalam keadaan berdiri di dalam kereta api yang sesak pun, mereka masih sempat membaca. Memang budaya membaca orang Inggris ini sangat  pantas untuk dikagumi. Mungkin berawal dari budaya membaca inilah, mereka mampu menciptakan masyarakat yang terdidik, santun, dan saling menghargai manusia lainya. Yah, membaca adalah salah satu cara tuhan memberikan ilmu kepada hamba nya. Namun budaya membaca memang tidak datang begitu saja, semuanya perlu dibiasakan bukan? salah satu cara aku memotivasi diriku untuk membaca adalah dengan kesadaran bahwa: orang yang bisa membaca tetapi tidak membaca buku, tidak ada bedanya dengan orang yang tidak bisa membaca.

Membaca Sambil Berdiri di Kereta Api, Inggris

Kita tidak perlu mencari seribu alasan, kenapa mereka rajin membaca sementara kita tidak. Sebenarnya, kalau kita mau jujur bukan karena keadaan seperti ketersediaan buku bacaan yang terbatas yang membuat kita malas membaca. Buktinya, perpustakaan kita pun sepi. Tetapi mari kita menyalahkan diri kita sendiri yang memang pada dasarnya malas untuk membaca. Mulai sekarang, mari kita berjanji pada diri kita sendiri untuk rajin membaca. Jika sehari sebelum tidur kita membiasakan membaca 1 halaman saja, sudah 365 halaman yang kita baca dalam setahun. Membaca adalah salah satu  ikhtiar kita untuk mencari ilmu. Mencari ilmu adalah wajib hukumnya bagi yang berakal sehat, dari sejak kita lahir hingga kita terkubur di alam barzah. Bahkan, Pak Modin pun masih mengajari kita menjawab pertanyaan malaikat saat tubuh kita  telah terbungkus kain kafan (baca: talqin mayit). Semoga Tuhan selalu  menganugerahkan ilmu yang bermanfaat buat kita semua. Allahumma Ammiin.

Sudah berapa halaman anda membaca buku hari ini?

Advertisements

15 comments

  1. Mohon maaf baru bisa BW dan menyapa sahabat… mumpung masih di bulan Syawal, kami sekeluarga mengucapkan taqoballallohu minna wa minkum…mohon maaf lahir batin atas segala kesalahan dalam menerbitkan tulisan maupun berkomentar…

  2. aseeeekkk… saya kalo baca buku enaknya di beranda rumah, taman en sambil minum kopi… beda negara emang beda tradisi membaca, ya pak. kalo di sana pedestriannya mulus, lah di indonesia, gak ada, trotoar di pakai lapak pedagang, gimana mau baca buku sambil jalan. hehe

  3. Yg paling berpahala lagi kalo kita membaca trus memahami isinya trus melaksanakannya. Tapi yo uwangel. Wis moco disik sing penting. Ben nek enek konco dolan, iso cerito uwakeh soale akeh wawasan gara gara membaca. Sip kang.

  4. Umat Islam sudah sejak 14 abad lebih diajari hal itu, sebuah perintah yang pertama kali di-dhawuh-kan. Butuh kesadaran dan kemudian pembiasaan.

    Foto-foto inspiratif..!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s