UNAS : Sebuah Catatan 5 hari jadi Tim Pemantau Independen :D [Part 1 ]

Meskipun tak pernah sepi dari pro dan kontra, Depdiknas kembali mengadakan hajatan
besar(mungkin lebih tepatnya proyek besar buang2 duit rakyat, kali ya?): Ujian Nasional pada tanggal 20-24 April 2009 untuk SMA/MA dan SMK, dan 27-30 April 2009 untuk SMP.

Tetapi ada yang istimewa buat saya, pada UNAS 2009 yang menghabiskan anggaran duit rakyat sebesar Rp. 438 Miliar itu (Depkominfo, 2009). Wew… Rp. 438 Miliar? ndak bisa membayangkan gimana kalau duit sebanyak itu aku taruh di kasur saya :D. Istimewa karena pada UNAS 2009 ini saya menjadi salah satu anggota Tim Pemantau Independen (TPI), atas nama ITS. Mengapa demikian? karena sesuai kebijakan pemerintah pelaksanaan UNAS harus melibatkan Perguruan Tinggi, sebagai Pemantau Independen. Hmm… merepotkan sekali, bukan. Berapa banyak Mahasiswa yang terlantar, tidak diajar karena dosennya harus jadi TPI. Kasihan kan mereka itu (ndak kali, tambah senang kalau tidak ada kuliah :p).

Sebagai anggota TPI, saya mendapat kesempatan langsung mengamati langsung pelakasanaan UNAS di lapangan. Tepatnya di SMA Kristen Petra 2 Surabaya, karena Kebetulan saya ditempatkan di salah satu sekolah terkenal di Surabaya itu. Selama pelaksanaan UNAS, setiap pagi pukul 5.30 pagi saya harus sudah stand by di Polsek Sukolilo Surabaya. Mengawasi dan menandatangani Berita Acara pengambilan Soal UNAS oleh kepala Sekolah. Kemudian bersama-sama polisi mengawal mobil yang mengangkut Soal UNAS dari Polsek ke Sekolah. Di Sekolah, saya dan pak Polisi ditempatkan di ruang khusus tempat penyimpanan Soal UNAS tersebut.

Di ruang khusus itu, saya harus benar-benar memantau dan menandatangani banyak sekali berita acara. Mulai dari memastikan jumlah amplop soal sesuai dengan jumlah ruangan dan masih dalam kondisi tersegel, memantau jumlah pengawas harus dua orang di setuap ruangan dan memastikan pengawas adalah pengawas dari sekolah/madrasah lain. Memantau distribusi soal baik dari ruangan khusus tadi ke pengawas, maupun dari pengawas ke peserta ujian. Selama ujian berlangsung, saya harus berkeliling di setiap ruang ujian, dan memantau setiap kamar mandi dan ruangan lain yang dicurigai dijadikan tempat melakukan kecurangan UNAS. Setelah ujian selesai saya pun harus memantau pengumpulan lembar jawaban, dan memastikan semua Lembar Jawaban dimasukkan kedalam amplop yang tersegel. Terakhir, saya bersama pak polisi harus mengawal pengiriman lembar jawaban dari Sekolah ke Sub rayon yang kemudian diserahkan ke PUSKOM (Pusat Komputer) ITS, sebagai tempat pemeriksaan UNAS.

Sepanjang pemantauan saya, pelaksanaan UNAS di Sekolah ini sangat tertib dan bersih dari indikasi kecurangan. Yah memang tidak diragukan lagi, ini adalah salah satu sekolah terbaik di Surabaya. Setingkat dengan SMA BPK Penabur Jakarta. Di sekolah ini, 99% siswa nya adalah dari etnis Tionghoa, anda hanya akan menemukan orang Jawa di sekolah ini jika dia adalah Tukang kebun, Satpam, atau Pesuruh sekolah. Eits, meskipun 99% Chinese, tetapi mereka ngomongnya pakek bahasa Jawa. “Jowo Medok” pisan. Sangat berbeda dengan chinese Malaysia yang pakek bahasa Mandarin. Hebatnya lagi di sekolah ini terdapat Ekstrakurikuler KARAWITAN. Fasilitas lainnya untuk ukuran sekolah, luar biasa lengkap, setiap ruangan dilengkapi dengan AC, Alat peraga, komputer dan perangkat multimedia.
Satu hal lagi, sekolah ini sangat religius, sesuai namanya SMA Kristen. Hampir disetiap ruangan ada tanda Salib. Sebelum mengerjakan Soal UNAS pun, Ibu Kepala Sekolah, memimpin Doa bersama-sama, yang doanya puanjang sekali, dengan mengutip beberapa Firman Tuhan,  Bapa di Sorga, dan dalam Jiwa Yesus Kristus Tuhan Mereka. Mereka meminta penyertaan Tuhan di sepanjang pengerjaan soal UNAS. Saya sangat terkesan dengan Kepala Sekolah nya, Ibu Dra. Victoria , M.Pd., Ornang nya sangat welcome, Sangat bijak dan baik sekali.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s