Short Holidays: Blusukan ke daerah2 Jatim [part 1: Surabaya]

Setelah setahun dak pulang [bahkan lebaran pun dak sowan ke orang tua], akhirnya kemaren saya sempet menikmati liburan di Tanah Air tercinta ‘Indonesia’. 2 minggu tapi terasa sangat singkat banget. seolah ndak mau kalah dengan mbak Megawati Soekarno Putri  yg beberapa waktu lalu melakukan safari politik menyapa wong Cilik ke daerah2 di Jatim, liburan kemaren saya gunakan untuk sekedar menyapa konstituent2 saya di daerah2 di Jawa Timur [ha ha.. Gaya mu :D], blusukan ke daerah2 adalah salah satu kegemaran saya. mencoba melihat  sisi lain dari kehidupan, mencoba memotret realita hidup di negeri bernama indonesia, yang tentunya [mungkin karena keterbatasan bahasa manusia] dak bisa didapatkan dengan sekedar membaca dari tulisan2, atau sekedar mendengar cerita2 orang lain.

Surabaya, Banyuwangi, Madiun, Tulung Agung, Malang, Jombang, Jember adalah kota2 yang sempet aku singgahi liburan kemaren. Ada cerita sendiri2 di setiap kota ini.

[@ Surabaya ]
Surabaya adalah kota pertama yang aku singgahi. Kuala Lumpur – Surabaya hanya perlu waktu 2. jam 35 menit, kayak Surabaya – Jombang he he. Ada pemandangan sangat contrast saat2 take off dari Kuala Lumpur dan saat2 landing di Surabaya. Saat2 take off dari Kuala Lumpur liat pemandangan ke bawah. looks so Nice 🙂 sebuah tata kota yang sangat indah dan teratur sangat rapi. Jalan2, perumahan, daerah industri, daerah pertanian dan perkebunan tertata begitu rapi, sangat indah nan menawan disawang dari awang :D. Begitu hendak landing di Surabaya, coba liat ke bawah… waduw…. 😀 perut langsung Mules, mripatku langsung Pedes :D, semerawut awut2an…… sebuah tata kota yang bener2 ndak rapi blas. Jalan2, perumahan, areal persawahan ruwet wet… ndak sedap blas diliat :D. Whatever this is my Indonesia :D. Seneng banget hati ini sekaligus bangga begitu dah nyampek di kota Surabaya ini.

Sebenarnya sudah ada 4 temen q yang menawarkan diri mo menjemput aq di Juanda, tapi semuanya aku tolak he he…. bukanya kenapa. selain dak mau ngerepotin sebenarnya sengaja saya ingin menikmati perjalanan ini secara lebih vulgar :D, saya memilih naik DAMRI. begitu keluar dari bandara,-setelah terpaksa agak lamaan sedikit di pintu imigrasi lantaran harus bantuin bapak2 TKI ngisi Formulir… para2 TKI itu lowh ndak paham dan ngerti gimana cara ngisi form2 itu. Gimana mereka dak mudah dibujuki coba, la wong ngisi form ajah mereka pada ndak mudeng :D, yah itulah potret TKI kita kacihan banget bukan….. Ada satu hal yang membuatku bertanya2 kenapa ya di pintu Imigrasi itu ada beberapa pintu bertuliskan: “Khusus TKI”  kenapa, mesti dibedakan?  -, kebetulan alhamdulilah langsung dapet Bus DAMRI ke Bungur Rasih. Seep.. Bus nya masih kosong so aku bisa duduk di kursi paling depan. Hmm setalah nunggu sekitar  1 jam-an, Busnya pun akhirnya Overload, dan ada beberapa orang yang terpaksa harus berdiri, dan akhirnya bus pun baru mau jalan. Huuh… sesak :D, pikiranku pun langsung membanding2kan dengan Bus di Malaysia :D. Di Malaysia dak bakalan ya yang namanya overload :D. Kebanyakan Bus2 umum di Malaysia tempat duduknya adalah 2: 1,  2 Kursi sebelah kanan dan 1 kursi sebelah kiri, sehingga tersedia space cukup luas buat penumpang, tiket bus pun harus dibeli di counter penjualan tiketnya sama kalo kita hendak naik kereta bisnis/eks di Indonesia.

Bus perlahan meninggalkan bandara menuju Bungur rasih…
senang banget, dah lama rasanya dak sight seeing di kota pahlawan ini. Ternyata Surabaya dak jauh berbeda… jalan2 nya masih sempit, padet ‘crowded’, dan kiri kanan kanan jalan pun tak ada sentuhan keindahan sedikitpun. Sekali lagi otakku seketika membandingkan dengan jalanan sepanjang Bandara KLIA – Kuala Lumpur. 😀 disono jalanya super duper lebar [4-5 kali lebih luas dari jl A Yani], two way, mulus dan sangat lengang, kiri kanan jalan adalah taman2 yang tertata rapi dan perkebunan kelapa sawit yang juga terawat sangat rapi. Bus bisa melaju dengan secepat2nya. di Surabaya? alamak… macet cet macet, kiri kanan terlihat kumuh 😀
he he…. Jauh banget ya…. KL dan SBY.

[bersambung]

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s